Burung Hantu merupakan hewan nokturnal yang cenderung hidup menyendiri. Mereka memiliki rata-rata tinggi 60 – 71 cm dan berat 0,5 – 4 kg.

Tidak seperti kebanyakan spesies burung, Burung Hantu betina dan jantan memiliki penampilan yang cenderung serupa. Hal ini ditemui terutama pada spesies Burung Hantu yang berukuran kecil. Namun pada spesies Burung Hantu yang cenderung berukuran besar seperti Great Horned Owl, burung betinanya dapat berukuran 25% lebih besar dari yang jantan. Beberapa berteori bahwa hal ini dibutuhkan dalam hal inkubasi telur. Bagaimanapun juga, ada kemungkinan bahwa besarnya ukuran tubuh ini dibutuhkan untuk melindungi sarang dari burung jantan yang agresif. Namun tentu saja, Burung Hantu memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi antara satu spesies dan lainnya. Adaptasi ini memungkinkan Burung Hantu berburu mangsa yang sesuai bagi mereka masing-masing dan untuk secara efektif bertahan hidup di habitat mereka.

Burung Hantu tidak memiliki diafragma. Udara bergerak masuk dan keluar dari sistem pernapasan bergantung pada perubahan tekanan pada kantung udara. Mereka bernapas seperti kebanyakan mamalia, yang memasukkan udara melalui hidung, digunakan di dalam tubuh, dan kemudian dikeluarkan kembali melalui hidung.

Rata-rata umur Burung Hantu berkisar antara 4 sampai 15 tahun.